HasilPercobaan Sinar Alfa Rutherford Dari hasil percobaan sinar alfa diketahui bahwa hampir semua sinar alfa bisa menembus lempeng besi. Hanya satu dari 8000 atom helium yang mental dan berubah dari jalurya. Rutherford kemudian menyimpulkan ada muatan positif dengan ukuran besar di tengah-tengah atom. Adapuneksperimen tersebut adalah sebagai berikut, partikel alpha dilewatkan dan kolimator dan ditumbukkan pada suatu lapisan logam tipis. Sebagian partikel diteruskan dan sebagian dihamburkan (dibelokkan). Partikel alpha yang terhambur disebabkan oleh gaya elektrostatik antara muatan positif dari partikel alpha dengan muatan positif dan Rutherfordmenyangkal model atom J. J. Thomson pada tahun 1911 dengan percobaan lempeng emasnya, di mana ia menunjukkan bahwa atom memiliki inti berat yang berukuran kecil. Rutherford merancang percobaannya, dengan melanjutkan penelitian Philipp Lenard tahun 1903, hanya saja Rutherford mengganti partikel elektron dengan partikel alfa dan lempeng aluminium dengan lempeng emas. JamesChadwick menembak lapisan tipis berrylium dengan partikel alfa, yang menghasilkan pancaran radiasi energi yang sangat tinggi sebanding dengan massa sinar gamma keluar dari logam tersebut. Kemudian menamainya neutron. Karena partikel ini bermuatan netral dan memiliki massa lebih besar dari proton. 3 Perbandingan antara massa rata-rata satu atom unsur terhadap kali massa satu atom karbon isotop 12 ( C - 12 ) disebut . Berdasarkanpercobaan hamburan sinar alfa melalui penembakan lempeng emas tipis, didapatkan beberapa kesimpulan: Hampir semua partikel alfa diteruskan, berarti atom bukan merupakan bola pejal yang bermuatan positif seperti yang digambarkan oleh J.J. Thomson, tetapi sebagian besar merupakan ruang hampa. Jika lempengan emas tersebut dianggap ViewKimia CHE INORGANIC at Ujung Pandang State Polytechnic. Partikel Dasar Penyusun Atom Dalam sebuah atom terdiri dari berbagai partikel penyusunnya diantaranya ada elektron, Adanyapartikel alfa yang terpantul pada penembakan lempengan emas tipis dengan sinar alfa mengejutkan Rutherford. Partikel α yang terpantul itu telah menabrak sesuatu yang sangat padat dalam atom. Dasar dari penemuan elektron ini adalah percobaan yang dilakukan Sir Humthry Davy pada tahun 1821, yang dikenal dengan percobaan hantaran c7n0Jl.